Tracing Dilaksanakan Personil Jajaran Kodim 0208/Asahan Dengan Cepat Untuk Memutus Rantai Covid-19

Asahan  |  Dalam rangka mengatasi masyarakat yang terkena wabah Virus Corona atau Covid-19 secara berkala maka, Babinsa Koramil 13/Buntu Pane jajaran Kodim 0208/Asahan, Sertu Toni Suwandi melaksanakan tracing di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Minggu (23/05/2021).

Sertu Toni Suwandi mengatakan, “keterlibatan Babinsa dalam pelaksanaan penelusuran kontak erat yang pernah terpapar, sebagai tindakan percepatan penanganan kasus Covid-19, kegiatan pendampingan Tracing merupakan bagian tugas TNI untuk menghentikan Pandemi” jelasnya. Babinsa yang merupakan ujung tombak satuan teritorial di lapangan di harapkan dapat menjadi agen pencegahan. “Pendeteksian dan penanggulangan terhadap penyebaran Virus Corona di wilayah tugas dan tanggung jawabnya sehingga dapat di ambil tindakan deteksi dini dan cegah dini, agar tidak semakin meluas,” tandasnya. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menghentikan Pandemi Covid 19. Guna mengendalikan laju penyebaran virus tersebut. Salah satunya dengan mengidentifikasi terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 dengan istilah contact tracing, tujuanya untuk menghambat penyebaran infeksi ke kerumunan besar atau komunitas melalui pemutusan rantai transmisi.

Bacaan Lainnya

Adapun pelaksanaan tracing berjumlah tracer 5 orang dan jumlah yang ditarcing 3 orang. Terkonfirmasi Positif Bapak Paino. Hasil tracing pun Positif 1 Orang, negatif 2 orang, dan Isolasi mandiri 4 orang. Adapun kontak erat pada korban positif Covid-19 adalah Rumini (56), Nur Annisa (19), Johan (31), Tilik (34), dan Puji Asrianti (16). Diketahui jumlah Posko 1. Contact tracing dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang telah bertemu dengan penderita virus corona, yang juga akan memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan agar virus ini tidak menyebar semakin luas. Tugas dari tim Contact Tracing adalah menemukan Kasus baru, pelacakan kontak erat, Edukasi kepada masyarakat, pemantauan kasus konfirmasi dan kontak erat.

Pos terkait