Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Laksanakan Pendampingan Pengecekan Hewan Qurban PMK Bersama Dinas Peternakan

Tanjung Balai  |  Pelaksanaan ibadah qurban tahun 2022 ini selain mengalami fase pemulihan covid 19 juga mengalami wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang mewabah pada ternak berkuku genap seperti ternak hewan qurban.  Penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah. Penyakit ini ditandai dengan adanya pembentukan vesikel/lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku. PMK dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang besar akibat menurunnya produksi dan menjadi hambatan dalam perdagangan hewan dan produknya. Hari Raya Idul Adha di era wabah PKM sebaiknya para konsumen membeli dan memilih ternak terbaik untuk dikurbankan dengan mengikuti protocol covid 19 dan memilih ternak yang sehat tidak terserang wabah PKM, agar aman dan tetap sehat.

Dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 08/Pulau Buaya jajaran Kodim 0208/Asahan Pelda F. Sinaga turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pendampingan pengecekan Hewan Qurban penyakit mulut dan kuku dengan dinas Peternakan, dimana sapi yang akan dipotong pada tgl 10 Juli 2022 mendatang, bersama dengan Bapak Camat (M. Nur), Kapos Bagan Aiptu Muksin, Bapak Efrizal Efendi (Dinas Peternakan), Bkm masing² Mesjid, Sekcam Tanjung Balai Asahan Bapak Sudarmin dan Pegawai Camat Tanjung Balai Asahan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Kapias Pulau Buaya Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, Jumat (08/07/2022).

Bacaan Lainnya

Disela-sela kegiatan tersebut Babinsa Pelda F. Sinaga mengungkapkan, perintah Allah SWT dengan mengikuti perintah Nabi Ibrahim AS melaksanakan perintah qurban di era PMK seperti sekarang ini. Ibadah qurban sesungguhnya merupakan bentuk kepasrahan seorang hamba kepada Allah untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kata kurban berasal dari bahasa Arab, yakni qaraba yang berarti dekat. selain bentuk pendekatan diri kepada Allah dan syukur atas karunia yang diberikan-Nya, kurban adalah bentuk ketakwaan seorang Muslim dan melaksanakan segala perintah Allah dan pahala yang luar biasa. Masa pandemi covid 19 dan PMK tahun ini pelaksanaan ibadah qurban adalah untuk melatih keikhlasan pada setiap insan saat situasi yang serba terbatas, mempersiapkan segala hal yang ingin dilakukan dengan lebih matang dan terencana, melatih masyarakat untuk lebih tertib, melaksanakan biosecurity dan mentaati peraturan pemerintah (social distancing), higiene personal, terang Babinsa Pelda F. Sinaga.

 

 

Pos terkait