Jalin Silaturahmi Melalui Komsos Dengan Masyarakat Binaan Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

Asahan  |  Dalam rangka agar terjalin kerjasama dan Tali Silahturami antar Babinsa dengan sesama Masyarakat serta dalam membangun sinergitas baik antara TNI khususnya Babinsa dengan masyarakat dan menjalin silahturahmi dengan masyarakat guna mendukung tugas Babinsa, dalam hal ini seperti yang dilakukan Personel Bintara Pembina Desa Koramil 15/Bandar Pulo jajaran Kodim 0208/Asahan Kopda Sutopo turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat wilayah binaan dan Tiem kesehatan ternak Sapi dalam kesempatan ini Khususnya mantri hewan memberikan himbauan dan arahan terhadap masnyarakat khusus yang mrmiliki ternak sapi maupun kambing agar selalau senantiasa memperhatikan kesehatan ternaknya di karenakan makin mewabahya penyakit PMK, bersama dengan Ibu Yuli (Dikes), Bapak Tono dan Bapak Tukiman, kegiatan tersebut yang dilaksanakan yang bertempat di Dusun 1 Desa Gajah Sakti Kecamatan Bandar Pulo Kabupaten Asahan, Kamis (14/07/2022).

Pada kesempatan tersebut Babinsa Kopda Sutopo mengungkapkan Penyakit mulut dan kuku (PMK) juga dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) Jenis penyakit ini disebabkan dari virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Apthovirus yakni Aphtaee epizootecae. Masa inkubasi dari penyakit 1-14 hari yakni masa sejak hewan tertular penyakit hingga timbul gejala penyakit Virus ini dapat bertahan lama di lingkungan dan bertahan hidup pada tulang, kelenjar, susu, serta produk susu.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Babinsa Kopda Sutopo mengatakan gejala pada sapi terdapat demam (pyrexia) hingga mencapai 41°C dan menggigil, Mengalami anorexia (tidak nafsu makan), Penurunan produksi susu yang drastis pada sapi perah untuk 2-3 hari, Keluar air liur berlebihan (hipersativasi), Saliva terlihat menggantung, air liur berbusa di lantai kandang, Pembengkakan kelenjar submandibular, Hewan lebih sering berbaring, Luka pada kuku dan kukunya lepas, Menggeretakan gigi, menggosokkan mulut, leleran mulut, suka menendangkan kaki, Efek ini disebabkan karena vesikula (lepuhan) pada membrane mukosa hidung dan bukal, lidah, nostril, moncong, bibir, puting, ambing, kelenjar susu, ujung kuku, dan sela antar kuku, Terjadi komplikasi berupa erosi di lidah dan superinfeksi dari lesi, mastitis dan penurunan produksi susu permanen, Mengalami myocarditis dan abotus kematian pada hewan muda dan Kehilangan berat badan permanen, kehilangan kontrol panas, terang Babinsa Kopda Sutopo.

Pos terkait