Antusias Warga Binaan Dalam Kegiatan Pemotongan Hewan Qurban Didampingi Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

Asahan  |  Ibadah qurban sesungguhnya merupakan bentuk kepasrahan seorang hamba kepada Allah untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kata kurban berasal dari bahasa Arab, yakni qaraba yang berarti dekat. Selain bentuk pendekatan diri kepada Allah dan syukur atas karunia yang diberikan-Nya, kurban adalah bentuk ketakwaan seorang Muslim dalam melaksanakan segala perintah Allah dan pahala yang luar biasa. Masa pandemi covid-19 dan PMK tahun ini pelaksanaan ibadah qurban adalah untuk melatih keikhlasan pada setiap insan saat situasi yang serba terbatas, mempersiapkan segala hal yang ingin dilakukan dengan lebih matang dan terencana, melatih masyarakat untuk lebih tertib, melaksanakan biosecurity dan mentaati peraturan pemerintah (social distancing), higiene personal.

Dalam hal ini seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15/Bandar Pulo jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Tumirin Purnomo turun kewilayah binaan untuk turut serta melaksanakan kegiatan Gotong royong kelokasi pemotongan hewan Kurban dan melihat warga yang antusias dalam kegiatan pemotongan hewan Qurban dalam kegiatan ini suatu wujud pendekatan Babinsa dengan masyarakat desa Binaan untuk menjalin kerja sama antara TNI dan  masyarakat, bersama dengan Bapak Ir Edy Syahputra MRP Kades Aek Songsongan, Aiptu Wagimin Kanit Bimas polsek Bandar Pulau, Bapak Syahlianto Kadus lll dan Masyarakat Dusun lll Desa Aek Songsongan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Dusun lll Desa Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan, Minggu (10/07/2022).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut Babinsa Serda Tumirin Purnomo mengungkapkan Penyedia hewan qurban maupun pembeli harus meningkatkan biosecurity mengikuti protokol kesehatan di tempat penjualan hewan qurban sesuai arahan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah mengeluarkan 10 panduan penyelenggaraan ibadah kurban untuk mencegah hewan kurban terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Panduan hewan kurban ini tertuang dalam Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 Tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban saat Kondisi wabah PMK, terangnya.

 

Pos terkait